Reset: Melepaskan, Bukan Menghapus Perasaan
"Apa yang selama ini kulakukan hanya berpura-pura terbiasa tanpamu. Aku hanya membohongi perasaanku sendiri. Aku terlalu nyaman dengan kepura-puraan, sampai akhirnya aku sadar bahwa apa yang selama ini aku lakukan sama sekali tak membuahkan hasil. Aku masih menginginkanmu."
Novel ini mengeksplorasi dilema emosional yang universal: bagaimana seseorang bisa berdamai dengan masa lalu tanpa harus kehilangan kenangan akan orang yang pernah berarti. Lewat sudut pandang orang pertama, pembaca diajak menyelami kegelisahan hati yang sulit menerima kenyataan sebuah perpisahan. Tokoh utama bergulat antara tuntutan untuk terus melangkah maju dan keinginan untuk tetap setia pada kenangan masa lalu.
Tidak tersedia versi lain