Padang Bulan
"Cemburu adalah perahu Nabi Nuh yang tergenang di dalam hati yang karam."
Novel "Padang Bulan" membuka lembaran baru dalam khasanah sastra Andrea Hirata, tidak lagi berpusat di Belitong, namun mengangkat cerita dari sudut pandang yang tak terduga.
Kisah berpusat pada Enong, seorang gadis cilik dari keluarga penambang timah yang miskin. Kehidupannya yang keras dimulai ketika ayahnya, Zamzami, tewas tertimbun longsor di lubang tambang. Di usianya yang baru menginjak 14 tahun, Enong harus rela meninggalkan bangku sekolah untuk menjadi tulang punggung keluarga, bekerja sebagai pendulang timahâpekerjaan yang dianggap sebagai pilihan paling rendah. Di tengah kerasnya hidup yang memaksanya bergulat dengan lumpur dan sengatan matahari, Enong menyimpan satu obsesi yang tak pernah padam: menguasai bahasa Inggris.
Tidak tersedia versi lain