Tunas Bangsa Green Ville Library

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Rumah Kaca
Penanda Bagikan

Text

Rumah Kaca

Pramoedya Ananta Toer - Nama Orang;

Rumah Kaca adalah novel keempat sekaligus penutup dari mahakarya Tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer, yang ditulisnya saat menjalani pengasingan di Pulau Buru.

Berbeda dari tiga buku sebelumnya yang berpusat pada tokoh Minke, narasi Rumah Kaca dibawakan oleh Jacques Pangemanan, seorang perwira tinggi polisi Hindia Belanda berdarah Manado-Prancis. Pangemanan ditugaskan oleh pemerintah kolonial untuk mengawasi, mendokumentasikan, dan melumpuhkan segala bentuk pergerakan nasional yang dipelopori oleh Minke dan para kaum terpelajar pribumi.

Inti cerita memotret bagaimana kekuasaan kolonial menggunakan sistem intelijen, arsip rahasia, dan pengawasan mental—diibaratkan seperti hidup dalam "rumah kaca" yang transparan tanpa privasi—untuk memadamkan api perlawanan. Novel ini tidak hanya menyajikan drama psikologis yang memukau antara pemburu dan buruannya, tetapi juga menjadi kritik tajam terhadap birokrasi kolonial dan tragedi berakhirnya era awal kebangkitan nasional Indonesia.


Ketersediaan
#
My Library (800-900) 899.2 TOE r c1
SS00522
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
899.2 TOE r c1
Penerbit
Jakarta : Lentera Dipantara., 2006
Deskripsi Fisik
660 hlm.; 21 cm x 14 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-97312-3-4
Klasifikasi
899.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Novel Sejarah Indonesia
Info Detail Spesifik
Novel penutup dari Tetralogi Buru ini berkisah dari sudut pandang Pangreh Praja kolonial, Amarthen. Menggunakan metode pengarsipan dan pengawasan ketat ("rumah kaca"), pemerintah Hindia Belanda berupaya melumpuhkan gerakan kebangkitan nasional dan mengontrol tokoh sentral Minke, hingga akhir hayat sang penggerak pergerakan.
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Tunas Bangsa Green Ville Library
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Tunas Bangsa Christian School Green Ville berperan sebagai pusat sumber belajar yang mendukung penyelenggaraan pendidikan berkualitas, menumbuhkan keunggulan akademik, pembentukan karakter, serta semangat belajar sepanjang hayat dalam lingkungan yang aman dan kondusif, sekaligus mengembangkan budaya membaca di lingkungan sekolah.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

© 2026 — Tunas Bangsa Green Ville Library

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?