Text
Rumah Kaca
Rumah Kaca adalah novel keempat sekaligus penutup dari mahakarya Tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer, yang ditulisnya saat menjalani pengasingan di Pulau Buru.
Berbeda dari tiga buku sebelumnya yang berpusat pada tokoh Minke, narasi Rumah Kaca dibawakan oleh Jacques Pangemanan, seorang perwira tinggi polisi Hindia Belanda berdarah Manado-Prancis. Pangemanan ditugaskan oleh pemerintah kolonial untuk mengawasi, mendokumentasikan, dan melumpuhkan segala bentuk pergerakan nasional yang dipelopori oleh Minke dan para kaum terpelajar pribumi.
Inti cerita memotret bagaimana kekuasaan kolonial menggunakan sistem intelijen, arsip rahasia, dan pengawasan mental—diibaratkan seperti hidup dalam "rumah kaca" yang transparan tanpa privasi—untuk memadamkan api perlawanan. Novel ini tidak hanya menyajikan drama psikologis yang memukau antara pemburu dan buruannya, tetapi juga menjadi kritik tajam terhadap birokrasi kolonial dan tragedi berakhirnya era awal kebangkitan nasional Indonesia.
Tidak tersedia versi lain